Senin, 15 November 2010

Sholat yang Sesuai dengan Tuntunan Rasulullah

By Agung Pamungkas
Islam is My Way
Islam is My Life
Islam is My Habit 

Bismillahirrahmanirrahim
(Dengan nama Allah, Maha Pemurah Maha Pengasih)

"Apabila kamu telah selesai shalat, maka ingatlah kepada Allah, sewaktu berdiri, duduk dan berbaring. Kemudian kalau sudah amat tenteram, maka kerjakanlah shalat itu (sebagaimana biasa), sesungguhnya shalat itu diwajibkan kepada orang-orang yang mukmin, dengan tertentu waktunya."(QS. An-Nisa:103)  

"Berkatalah (hai Muhammad): Bila kamu cinta kepada Allah, maka ikutilah aku, pasti Allah mencintai kamu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah itu yang Maha Pengampun dan Yang Maha Pengasih." (QS. Ali Imran:30)                                                                                                                                                                                                                                                                                       

Hadis dari Thalhah bin 'Ubaidillah bahwa ada seorang laki-laki penduduk Najed yang kusut rambut kepalanya, datang kepada Rasulullah saw. yang kami dengar dengungan suaranya, tetapi tidak memahami apa yang dikatakannya sehingga setelah dekat rupanya ia menanyakan tentang Islam; maka sabda Rasulullah saw. :"Shalat lima waktu dalam sehari semalam." Kata orang tadi:"Adakah lagi kewajibanku selain itu? Jawab Nabi saw. :"Tidak, kecuali bila kamu hendak bertathawwu' (shalat sunnat). (Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim). 

Hadits dari Malik bin Huwairits ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku melakukan shalat". (Diriwayatkan oleh al-Bukhari).

CARA SHALAT WAJIB
Bila kamu hendak menjalankan shalat, maka bacalah: "Allahu Akbar" (1) dengan ikhlas niyatmu karena Allah (2) seraya mengangkat kedua belah tanganmu sejurus bahumu, mensejajarkan ibu jarimu pada daun telingamu (3) Lalu letakkanlah tangan kananmu pada punggung telapak tangan kirimu di atas dadamu (4) lalu bacalah do'a iftitah:"Alla-humma ba-'id baini-wa baina khatha-ya-ya kama-ba-'adta bainal masyriqi wal maghrib. Alla-humma naqqini- minalkhatha-ya-kama-yunaqqatstsaubul abyadlu minad danas. Alla-hummaghsil khatha-ya-ya bilma-i wats tsalji wal barad." (5) atau: "Wajjahtu wajhiya lilladzi- fatharas sama-wa-ti wal ardla hani-fan musliman wa ma- ana minal musyriki-n.  Inna shala-ti wa nusuki- wa mahya-ya wa mama-ti lillahi-hi rabbil 'a-lami-n. La-syari-kalahu- wa bidza-lika umirtu wa ana awwalul muslimi-n (wa ana minal muslimi-n." atau Alla-humma antal maliku la-ila-ha illa-anta, anta rabbi- wa ana 'abduka, dlalamtu nafsi- wa'taraftu bidzambi- fagh firli- dzunu-bi- jami-'an. La- yagh firudz dzunu-ba illa- anta, wah dini-liahsanil akhla-qi la-yahdil liahsaniha-illa- anta. Washrif 'anni- sayyiaha- la-yashrifu 'anni- sayyiaha- illa- anta. Labbaika wa sa'daika wal khairu kulluhu- fi-yadaika, wasysyarrulaisa ilaika. Ana bika wa ilaika. Taba-rakta wa ta'a-laita astaghfiruka wa atu-bu ilaika."(6)  

Lalu berdo'a mohon perlindungan dengan membaca: "A'u-dzu billa-hi minasy syaitha-nir raji-m" (7) dan membaca: "Bismilla-hirrahmani-nirrahi-m" (8) lalu bacalah surat al-Fatihah (9) dan berdo'alah sesudah itu :a-mi-n" (10) Kemudian bacalah salah satu surat daripada al-Qur'an (11) dengan diperhatikan artinya dan dengan perlahan-lahan (12)  

Kemudian angkatah kedua belah tanganmu seperti dalam takbir permulaan (13) lalu ruku'lah (14) dengan bertakbir (15) seraya melempangkan (meratakan) punggungmu dengan lehermu, memegang kedua lututmu dengan dua belah tanganmu (16) , sementara itu berdo'a: "Subha-nakalla-humma rabbana- wa bihamdikalla-hummaghfirli." (17), atau berdo'alah dengan salah satu do'a dari Nabi saw. (18) Kemudian angkatlah kepala untuk i'tidal (19) dengan mengangkat kedua belah tanganmu seperti dalam takbiratul ihram dan berdo'alah: "Sami'alla-hu liman haidah" dan bila sudah lurus berdiri berdo'alah: "Rabbana- wa lakal-hamd" (20). Lalu sujudlah (21) dengan bertakbir (22) letakkanlah kedua lututmu dan jari kakimu di atas tanah, lalu kedua tanganmu, kemudian dahi dan hidungmu (23) dengan menghadapkan ujung jari kakimu ke arah Qiblat serta merenggangkan tanganmu daripada kedua lambungmu dengan mengangkat sikumu (24).

Dalam bersujud itu hendaklah kamu berdo'a: "Subha-nakalla-humma rabbana- wa bihamdikalla-hummaghfirli." (25) atau berdo'alah dengan salah satu do'a daripada Nabi saw. (26). Lalu angkatlah kepalamu dengan bertakbir dan duduklah tenang dengan berdo'a: "Alla-hum maghfirli- warhamni- wajburni- wahdini- warzuqni-" (27). Lalu sujudlah kedua kalinya dengan bertakbir dan membaca "tasbih" seperti dalam sujud yang pertama. Kemudian angkatlah kepalamu dengan bertakbir (28) dan duduklah sebentar, lalu berdirilah untuk raka'at yang kedua dengan menekankan (tangan) pada tanah (29)  Dan kerjakanlah dalam rakaat yang kedua ini sebagaimana  dalam raka'at  yang pertama, hanya tidak membaca do'a iftitah (30). Setelah selesai dari sujud kedua kalinya, maka duduklah di atas kaki kirimu dan tumpukkan kaki kananmu serta letakkanlah kedua tanganmu di atas kedua lututmu. Julurkanlah jari-jari tangan kirimu, sedang tangan kananmu menggenggam jari kelingking, jari manis dan jari tengah serta mengacungkan jari telunjukmu dan sentuhkan ibu jari pada jari tengah (31). 

Duduk ini bukan dalam raka'at akhir. Adapun duduk dalam raka'at akhir maka caranya memajukan kaki kiri, sedang kaki kanan bertumpu dan dudukmu bertumpukan pantatmu (32) Dan bacalah tasyahud begini "attahiyya-tu lilla-h washshalawa-tu waththayyiba-t, assala-mu 'alaika ayyuhan Nabiyyu wa rahmatulla-hi wa baraka-tuh. Assala-mu 'alaina wa 'ala- 'iba-dilla-hish sha-lihin. Asyahadu alla- ila-ha illalla-h wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu- wa rasu-luh (33) Lalu bacalah shalawat pada Nabi saw.: "Alla-humma shalli 'ala- Muhammad wa 'ala- a-li Muhammad, kama- shallaita 'ala- Ibrahi-m wa a-li Ibra-him, wa ba-rik 'ala- Muhammad wa a-li Muhammad, kama- ba-rakta 'ala- Ibra-him wa a-li Ibra-him, innaka hami-dum maji-d.(34) Kemudian berdo'alah kepada Tuhanmu, sekehendak hatimu yang lebih pendek daripada do'a dalam  tasyahhud
akhir (35) 

Kemudian berdirilah untuk raka'at yang ketiga kalau shalatmu itu tiga atau empat raka'at, dengan bertakbir mengangkat tanganmu (36) dan kerjakanlah dalam dua raka'at  yang akhir atau yang ketiga, seperti dalam dua raka'at yang pertama, hanya kamu cukup membaca Fatihah saja (37). Dan sesudah raka'at yang akhir, bacalah tasyahhud serta shalawat kepada Nabi saw., lalu hendaklah berdo'a mohon perlindungan dengan membaca: "Alla-humma inni- a'udzu bika min 'adza-bi  jahannama wa min 'adza-bil

Perhatian: Tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam cara melakukan shalat sebagai yang tersebut di atas (44)